Timur Network Foundation Resmi Membuka Program Timur Growth Fellowship Batch II

Jakarta, 10 November 2025, Timur Network Foundation kembali meluncurkan program Timur Growth Fellowship Batch II sebagai bentuk keberlanjutan dari program sebelumnya yang dinilai berhasil dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pemuda di Kawasan Timur Indonesia. Semangat pengembangan sumber daya manusia ini menjadi kompas moral bagi Timur Network Foundation untuk terus bergerak, maju, dan bertumbuh. Program Timur Growth sendiri merupakan beasiswa peningkatan keterampilan bagi pemuda kawasan timur Indonesia guna mendorong terwujudnya kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing.
Pada penyelenggaraan Batch II ini, terdapat penyegaran dalam kurikulum program. Timur Network Foundation menambahkan materi baru yaitu Artificial Intelligence, yang dirancang untuk meningkatkan literasi teknologi para peserta. Selain itu, terdapat dua materi utama lainnya yakni Entrepreneurship Management dan Digital Marketing. Penyesuaian kurikulum ini tidak mengurangi antusiasme para pemuda, justru semakin membuka peluang pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan masa depan.

Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar yang berasal dari 16 provinsi di Kawasan Timur Indonesia. Berdasarkan data, Maluku Utara dan Maluku menjadi provinsi dengan jumlah pendaftar terbanyak, disusul oleh Sulawesi Selatan, Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, serta wilayah lainnya. Masing-masing peserta membawa cerita dan motivasi unik untuk bergabung dalam Timur Growth Fellowship Batch II. Salah satu peserta menyampaikan, “Saya sangat tertarik ketika melihat pemaparan kakak-kakak Timur Network saat mengikuti kegiatan di ASEAN Forum.”
Program Timur Growth Fellowship Batch II resmi dibuka di Setiabudi One, Jakarta, dalam suasana sederhana namun penuh makna. Berbeda dari konsep pembukaan pada umumnya, sesi awal program menampilkan materi mengenai Indonesia Timur sebagai landasan pemahaman bagi seluruh peserta selama mengikuti rangkaian pelatihan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai profil lembaga yang disampaikan oleh Rafliansyah, selaku manajemen Timur Network Foundation.

Momen penting dalam kegiatan pembukaan adalah sambutan dan motivasi yang disampaikan langsung oleh CEO Timur Network Foundation, M. Khaerun Zuhry Radjilun. Dalam arahannya, beliau menyampaikan, “Timur Network ini dibuat untuk menjadi rumah bagi teman-teman yang tengah berproses di Jakarta. Manfaatkan rumah ini dan jadikan sebagai ‘safe place’ untuk bertumbuh.” Beliau juga menegaskan prinsip yang selalu menjadi pegangan bersama, yaitu “Jauh Boleh, Tertinggal Jangan”, sebagai bentuk dorongan agar pemuda Indonesia Timur terus bergerak maju dan mampu mematahkan stigma ketertinggalan yang selama ini melekat.
Pada Batch II ini, Timur Growth Fellowship berhasil menghimpun 30 peserta terpilih dari 16 provinsi yang mewakili empat regional besar, yaitu Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku Kepulauan, dan Papua. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang ini mencerminkan besarnya harapan dan komitmen pemuda Indonesia Timur untuk meningkatkan kapasitas diri serta berkontribusi bagi daerahnya masing-masing.